Langsung ke konten utama

WHO Beri Peringatan Keras soal Varian Delta

 Jakarta, PT Rifan Financindo || - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi peringatan keras ke dunia soal penyebaran varian corona B.1.617 yang kini disebut varian Delta.Dalam laporan terbarunya, WHO menyebut varian yang masuk ke dalam 'variant of concern' ini sudah menyebar luas bahkan hingga ke 80 negara dan terus bermutasi.

Variant of concern mengindikasikan bahwa varian ini harus menjadi perhatian karena mengancam kesehatan global, dengan penyebaran cepat dan meningkatkan keterisian rumah sakit.Pemimpin Teknis WHO untuk Covid-19, Maria Van Kerhove mengatakan penelitian terbaru menunjukkan bahwa varian ini lebih menular dibanding yang lain dan dapat menimbulkan gejala lebih parah. Bahkan ada mutasi baru, Delta Plus.

"Ada mutasi tambahan yang telah diidentifikasi... Di beberapa varian delta kami telah melihat satu mutasi lebih sedikit atau satu penghapusan alih-alih tambahan, jadi kami melihat semuanya," jelasnya ditulis CNBC Internasional, Kamis (17/6/2021).

Varian Delta yang pertama kali terdeteksi di India itu telah mendominasi kasus baru, di antaranya di AS hingga 10% dan naik 6% dari pekan sebelumnya.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menetapkan varian Delta sebagai variant of concern pada Selasa.

Di Inggris, varian ini juga membuat muculnya 60% kasus baru, melampaui varian Alfa yang ditemukan pertama kali di negara itu.Indonesia juga sudah mengidentifikasi varian ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan berujar varian Delta mendominasi kasus di Jakarta, Kudus dan Bangkalan.

WHO sendiri memantau lebih dari 50 varian Covid-19 yang berbeda. Namun tidak semua menjadi ancaman kesehatan global."Varian Lambda memiliki banyak mutasi pada protein lonjakan yang dapat berdampak pada penularannya, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami mutasi," kata Van Kerkhove menjelaskan varian lain yang kini juga diperhatikan WHO.

PT Rifan Financindo ||
Varian Lambda telah terdeteksi oleh para ilmuwan di Amerika Selatan, termasuk di Chili, Peru, Ekuador dan Argentina, berkat peningkatan pengawasan genomik. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga emas stabil setelah mencatat penurunan 10% di kuartal pertama

 JAKARTA. PT Rifan Financindo ||  Harga emas cenderung stabil setelah kemarin melonjak tinggi. Kamis (1/4) pagi ini, harga emas spot berada di US$ 1.708,33 per ons troi, naik tipis ketimbang harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.707,71 per ons troi.Sedangkan harga emas kontrak Juni 2021 di Commodity Exchange berada di US$ 1.709,30 per ons troi. Harga emas berjangka ini turun 0,37% dari harga penutupan perdagagan kemarin. Pada Rabu (31/3), harga emas spot menguat 1,33% ke US$ 1.707,71 per ons troi dan harga emas kontrak Juni 2021 menguat 1,75% ke US$ 1.715,60 per ons troi. Kedua harga tersebut melonjak setelah anjlok di bawah level US$ 1.690 per ons troi di hari sebelumnya.Selain karena rebound dari level rendah, kenaikan harga emas kemarin juga ditopang oleh pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Tapi, kenaikan yield obligasi AS, US Treasury menahan kenaikan harga.Secara kuartalan, harga emas spot tercatat turun 10,04%. Ini adalah kinerja kuartalan terburu...

Harga Emas Lanjut Naik, Pasar Masih Cerna Pernyataan the Fed

 Rifan Financindo || Harga emas lanjut naik pada Jumat (18/06) petang. Namun, logam kuning akan menutup minggu ini di level terendah sejak Maret 2020 seiring langkah investor terus mencerna keputusan kebijakan yang mengejutkan dari Federal Reserve AS.Harga emas berjangka terus naik 0,62% di $1.785,75 per troy ons pukul 13.28 WIB menurut data Investing.com. Indeks dolar AS masih naik 0,08% di 91,948 pada hari Jumat setelah mencapai level tertinggi dua bulan dan menuju minggu terbaiknya dalam hampir sembilan bulan. Imbal hasil acuan obligasi AS tenor 10 tahun bertahan di atas 1,50%. Pejabat Fed mengisyaratkan bahwa diskusi pengurangan aset telah dimulai saat menyampaikan keputusan kebijakannya pekan ini. The Fed juga kemungkinan akan menaikkan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan, dengan dua kenaikan yang direncanakan pada akhir tahun 2023. Dalam indikasi sentimen investor, SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar secara global, mengatakan ...

Harga emas spot ditutup turun ke US$ 1.736 per ons troi, yield US Treasury melesat

 NEW YORK.  PT Rifan Financindo || Harga emas melemah pada penutupan perdagangan Kamis (18/3) karena lonjakan yield obligasi Amerika Serikat (AS) dan penguatan dolar yang mendorong harga komoditas logam mulai ini koreksi. Di sisi lain, harga paladium berhasil melonjak sebanyak 7% karena permintaan yang kuat di tengah kekhawatiran gangguan pasokan.Kamis (18/3), harga emas spot ditutup melemah turun 0,5% menjadi US$ 1.736,42 per ons troi, setelah sempat menyentuh level tertingginya sejak 1 Maret di US$ 1,755.25 per ons troi. Sementara itu, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman April 2021 ditutup naik 0,3% ke US$ 1.732,50 per ons troi.Yield US Treasury seri acuan untuk tenor 10 tahun melonjak di atas 1,74% untuk pertama kalinya sejak Januari 2020. Di saat yang sama, dolar AS pun melesat 0,5% dan menekan pergerakan emas. Pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Rabu (17/3), yang menegaskan janji bank sentral untuk mempertahankan suku bunga  mendekati nol d...