Langsung ke konten utama

Harga Emas Naik Pagi Ini, Trump Ajukan Gugatan Hukum Penghitungan Pilpres AS

 PT Rifan Financindo || Harga emas naik pada Kamis (05/11) pagi setelah hasil pemilu awal di AS mengisyaratkan keunggulan bagi Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat, meski ada kemungkinan hasil tersebut dapat berubah.Harga emas berjangka naik 0,69% di $1.909,20 per ons pukul 10.28 WIB dan XAU/USD menguat 0,29% di $1.908,76 menurut data Investing.com.

Diwartakan Reuters Kamis (05/11) pagi, Biden mengatakan pada Rabu (4/11) bahwa ia sedang menuju kemenangan atas Presiden AS Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat setelah mengklaim negara bagian penting di Amerika Serikat Barat Tengah yakni, Wisconsin dan Michigan.Tapi Trump pun segera mengajukan gugatan hukum dan meminta penghitungan ulang di beberapa negara bagian krusial berusaha untuk mengubah hasil pemilu.

Sementara investor semakin berharap Partai Republik dan Partai Demokrat untuk mempertahankan perolehan kursi masing-masing di Senat AS dan DPR AS. Ini bisa meredupkan prospek kenaikan pajak dan regulasi keuangan bahkan meski Biden meraih kemenangan.Bank of England disebut tengah mempertimbangkan suku bunga negatif, surat kabar Telegraph pada hari Rabu menjelang keputusan kebijakan moneter bank sentral tersebut untuk bulan November pada hari Kamis ini.

PT Rifan Financindo || Keputusan Federal Reserve AS juga akan diumumkan pada pukul 19.00 GMT Kamis setempat dan investor memperkirakan bank sentral bisa menegaskan kembali kebijakan suku bunga rendah.Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp4.000 dari Rp1.004.000 pada hari Rabu menjadi Rp1.000.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.25 WIB. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga emas stabil setelah mencatat penurunan 10% di kuartal pertama

 JAKARTA. PT Rifan Financindo ||  Harga emas cenderung stabil setelah kemarin melonjak tinggi. Kamis (1/4) pagi ini, harga emas spot berada di US$ 1.708,33 per ons troi, naik tipis ketimbang harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.707,71 per ons troi.Sedangkan harga emas kontrak Juni 2021 di Commodity Exchange berada di US$ 1.709,30 per ons troi. Harga emas berjangka ini turun 0,37% dari harga penutupan perdagagan kemarin. Pada Rabu (31/3), harga emas spot menguat 1,33% ke US$ 1.707,71 per ons troi dan harga emas kontrak Juni 2021 menguat 1,75% ke US$ 1.715,60 per ons troi. Kedua harga tersebut melonjak setelah anjlok di bawah level US$ 1.690 per ons troi di hari sebelumnya.Selain karena rebound dari level rendah, kenaikan harga emas kemarin juga ditopang oleh pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Tapi, kenaikan yield obligasi AS, US Treasury menahan kenaikan harga.Secara kuartalan, harga emas spot tercatat turun 10,04%. Ini adalah kinerja kuartalan terburu...

Harga Emas Lanjut Naik, Pasar Masih Cerna Pernyataan the Fed

 Rifan Financindo || Harga emas lanjut naik pada Jumat (18/06) petang. Namun, logam kuning akan menutup minggu ini di level terendah sejak Maret 2020 seiring langkah investor terus mencerna keputusan kebijakan yang mengejutkan dari Federal Reserve AS.Harga emas berjangka terus naik 0,62% di $1.785,75 per troy ons pukul 13.28 WIB menurut data Investing.com. Indeks dolar AS masih naik 0,08% di 91,948 pada hari Jumat setelah mencapai level tertinggi dua bulan dan menuju minggu terbaiknya dalam hampir sembilan bulan. Imbal hasil acuan obligasi AS tenor 10 tahun bertahan di atas 1,50%. Pejabat Fed mengisyaratkan bahwa diskusi pengurangan aset telah dimulai saat menyampaikan keputusan kebijakannya pekan ini. The Fed juga kemungkinan akan menaikkan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan, dengan dua kenaikan yang direncanakan pada akhir tahun 2023. Dalam indikasi sentimen investor, SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar secara global, mengatakan ...

Harga Emas Berjangka Tertahan Kenaikan Bunga Obligasi AS

  JAKARTA – ( Rifanfinancindo ) Harga emas berjangka sedikit menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut dan bertahan di level tertinggi dalam seminggu terakhir, meski pertumbuhannya terganjal kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah data klaim pengangguran lebih baik dari perkiraan.Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, naik tipis USD0,8 atau 0,05% menjadi ditutup pada USD1.722,60 per ounce. "Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun sekarang telah bangkit lagi, yang telah menstabilkan dolar dan mengambil beberapa kenaikan dari emas," kata seorang pedagang di bank investasi BMO di New York Tai Wong dilansir dari Antara, Jumat (12/3/2021)."Kami mungkin telah melihat posisi terendah jangka pendek di 1.680 dolar AS per ounce, tetapi lingkungan imbal hasil yang lebih tinggi kemungkinan akan mencegah reli yang signifikan; Mungkin kisaran USD1.700 - U...