Langsung ke konten utama

Harga Emas Turun di Tengah Ekspektasi Fed Mulai Pengurangan Aset Sesuai Jadwal

 Rifanfinancindo || Harga emas turun pada Senin (11/10) pagi di Asia. Federal Reserve AS sekali lagi diperkirakan akan memulai pengurangan aset sesuai garis waktunya meskipun data mengecewakan ditunjukkan dari laporan pekerjaan AS terbaru.Harga emas berjangka turun tipis 0,05% di $1.756,55 per barel pukul 11.28 WIB menurut data Investing.com. Logam kuning mencapai level tertinggi dua minggu pada hari Jumat silam setelah rilis laporan pekerjaan AS tetapi kemudian mengurangi keuntungan selama sesi tersebut.

Dolar AS, yang biasanya bergerak berlawanan dengan emas, naik tipis 0,07% di 94,148 dan imbal hasil acuan treasury AS 10 tahun mencapai level tertinggi sejak awal Juni 2021 pada hari Jumat lalu.Laporan pekerjaan dari Departemen Tenaga Kerja AS, yang dirilis Jumat pekan lalu, menunjukkan non-farm payrolls tercatat 194.000, dan tingkat pengangguran sebesar 4,8%, pada bulan September. Meskipun angka nonfarm payrolls jauh lebih rendah dari perkiraan 500.000 yang disiapkan oleh Investing.com, The Fed diperkirakan akan memulai pengurangan aset pada November 2021 karena jumlah kasus COVID-19 di negara itu mencapai puncaknya dan mulai menurun.

Meskipun pasar kerja AS akan terus merasakan dampak COVID-19, terlalu dini untuk mengatakan itu “berhenti,” Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pada hari Minggu.Kepemilikan SPDR Gold Trust (P:GLD) turun tipis 0,2% menjadi 985,05 ton pada hari Jumat dari 986,54 ton pada hari Kamis.

Rifanfinancindo || Harga emas fisik di India berubah ke tingkat diskon untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan selama seminggu terakhir, dan kenaikan harga lokal membatasi permintaan. Sementara itu, pembelian di China diperkirakan akan meningkat, seiring pasar dibuka kembali setelah liburan Golden Week.Di logam mulia lainnya, perak naik tipis 0,12% ke 22,733 sementara platinum naik tipis 0,09% di 1.027,50 pukul 11.35 WIB. Palladium melonjak 2,59% di 2.133,00, setelah mencapai level tertinggi sejak 13 September sebelumnya.


 

 

Baca juga :
pt rifan financindo
rifanfinancindo
rifan financindo

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga Emas Dunia Bersinar, Tembus 1.800 Dolar AS/Ounce

 PT Rifan Financindo || Harga emas dunua naik ke level resisten di harga USD1.800 pada perdagangan akhir pekan lalu. Emas membukukan kenaikan mingguan pertama dalam 5 pekan terakhir karena kekhawatiran atas lonjakan omicron dan inflasi di Amerika Serikat. Mengutip CNBC, Senin (20/12/2021) emas di pasar spot naik 0,2 persen ke harga USD1,802.12 per ounce naik sejauh minggu ini menjadi 1,1 persen.Sementara emas berjangka AS ditutup naik 0,4 persen dan menetap pada harga USD1,804,90. Pasar ekuitas jatuh, seiring kebijakan hawkish oleh bank sentral global yang ingin menjinakkan kenaikan tekanan harga dan risiko ekonomi yang ditimbulkan oleh meningkatnya kasus COVID-19."Pertumbuhan akan melambat ke kuartal berikutnya, dan ekuitas AS mengoreksi dari level tertingginya, sehingga tampaknya ada kepanikan dari ekuitas ke aset safe-haven seperti emas dan perak," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago. Hasil pertemuan Federal Reserve AS telah menjad...

Sentimen Positif Berpotensi Dorong Emas ke Level $2.000

Rifan Financindo ||  Harga emas turun di Asia pada Rabu (14/04) pagi di tengah berlanjutnya volatilitas pasar yang mendorong perubahan drastis sentimen risiko akibat dipicu pandemi covid-19.Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan semalam bahwa pandemi covid-19 dapat menyebabkan pertumbuhan ekonomi global menyusut 3% pada tahun 2020 dan angka ini jauh lebih buruk dari masa Great Depression tahun 2008-2009. Emas berjangka sempat naik lebih 2% pada sesi sebelumnya, level tertinggi sejak 2012, karena investor berburu logam kuning setelah pengumuman IMF. Tetapi kemudian emas turun 0,88% ke $1.753,35 per ons, sementara emas spot turun 0.28% ke level $1.721.90 per ons Rabu (15/04) pagi pukul 10.34 WIB menurut data Investing.com. Harga emas turun lantaran dipengaruhi "sedikit pergerakan volatil, ekuitas sedikit bergerak naik dan mungkin trader mengunci keuntungan dari emas," Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, kepada Bloomberg.Dow ditutup naik 2,39% di 2...

Harga Emas Naik, Investor Tunggu Data ‘Kunci’ Inflasi AS

 PT Rifan Financindo || Harga emas naik pada Kamis (09/12) pagi di Asia, sementara dolar AS dan imbal hasil Treasury berada dalam tren naik. Investor sekarang menunggu data inflasi AS yang dapat memberikan petunjuk tentang langkah kebijakan Federal Reserve berikutnya. Harga emas berjangka naik tipis 0,04% ke $1.786,25/oz pukul 11.21 WIB menurut data Investing.com. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik dengan emas, naik tipis 0,09% di 95,972 pada hari Kamis.Imbal hasil benchmark treasury 10 tahun tetap di dekat level tertinggi sejak 29 November, dicapai pada hari Rabu setelah lelang obligasi 10 tahun. Data AS, termasuk indeks harga konsumen (IHK), akan dirilis pada hari Jumat. Investor juga mencerna jumlah lowongan pekerjaan JOLTs hari Rabu, yang melonjak menjadi 11,033 juta di bulan Oktober. Namun, penurunan perekrutan juga menunjukkan kekurangan pekerja yang memburuk. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada kuartal III tahun 2022, lebih awal dari yang diharapkan s...